Rumus Bunga Tunggal Dan Pembahasannya

Motivasi Belajar

Rumus Bunga Tunggal Dan Pembahasannya – Dalam artikel kali ini akan mempelajari transaksi jual beli serta hal-hal yang menyertainya. Hal-hal tersebut meliputi Keuntungan, Kerugian, potongan bunga dan persentase keuntungan atau kerugian. Sering juga kita jumpai dalam kegiatan jual dan beli setiap harinya.

Rumus Bunga Tunggal
Rumus Bunga Tunggal

Didalam kehidupan sehari-hari kegiatan tersebut terdapat penjualan dan pembelian. Jika kita menginginkan barang kita harus melakukan pertukaran. Misalkan penjual menyerahkan barang kepada pembeli, sebagai gantinya pembeli akan menyerahkan sejumlah uang kepada penjual.

Nah, untuk memahami hal tersebut yuk kita belajar mengenai Keuntungan, Kerugian dan Rumus Bunga Tunggal.

Memahami Keuntungan Dan Kerugian

Laba atau keuntungan adalah selisih antara harga penjualan dengan harga pembelian suatu barang. Syarat untung, nilai harga jual harus lebih tinggi dengan harga pembeliannya. secara matematis dapat dituliskan sebagai berikut.

    \[\boxed{[Untung = HJual-HBeli]}\]

Sedangkan kerugian atau rugi adalah selisih antara harga pembelian dari harga penjualan pada suatu barang. Syarat rugi, nilai harga beli lebih tinggi dari harga penjualan. Secara matematis dapat dituliskan sebagai berikut.

    \[\boxed{[Rugi= HBeli-HJual]}\]

Besaran untung dapat dinyatakan dalam persentase. Persentase keuntungan atau kerugian selalu dibandingkan dengan harga pembelian. Oleh karena itu, untuk mencari persentase untung maupun rugi digunakan rumus sebagai berikut.

    \[\boxed{Untung = \frac{Untung}{HBeli}.100]} \]

    \[\boxed{Untung = \frac{Rugi}{HBeli}.100]} \]

Sebelum masuk dalam pemembahas tentang bagai mana menggunakan dan menentukan Rumus Bunga Tunggal perhatikan beberapa contoh persoalan Untung dan rugi di bawah ini.

Contoh

Mia membeli baju seharga Rp150.000,00. Kemudian baju tersebut di jual kembali dengan harga Rp165.000,00. Berapa keuntungan yang peroleh Mia?

Penyelesaian :

Untung = Harga jual – Harga Beli<br>Untung = 165.000-150.000<br>Untung = 15.000

% Untung = \frac{untung}{HBeli} . 100<br>% Untung = \frac{15.000}{150.000} . 100

% Untung = 10%

Jadi Mia mendapatkankeuntungan sebesar 10%

Baca : <a href=”https://trikmtk.com/perbandingan-senilai.html”>Perbandingan Senilai Dan Contoh Soalnya</a>

Menentukan dan Pemakaian Rumus Bunga Tunggal

Jika kita menabung di bank maka kita akan mendapatkan keuntungan berupa bunga. Bunga perbangkan biasanya dinyatakan dalam bentuk persentase(%) terhadap nilai besaran tabungan.

Ada beberapa jenis buanga uang, namun yang akan di bahas pada artikel kali iniadalah bunga tunggal. Bunga tunggal adalah bunga yang dihitung berdasarkan besar modal dalm kurun waktu tertentu. misal Deposito. Secara matematis Rumus bunga tunggal adalah sebagai berikut:</p>

    \[\boxed{B = M.i.t]} \]

Keterangan :

B = Bunga

i = suku bunga tunggal pertahun(%)

M = Tabungan awal<br>t = Waktu

Contoh :

Abi menabung uang di bank sebesar Rp 3.000.000,00. Bank memberikan bunga tunggal sebesar 10% pertahun. Berapa besar tabungan Abi setelah 5 tahun?

Penyelesaian :

Bunga = M.i.t

Bunga = 5 . 10% . 3.000.000

Bunga = Rp1.500.000,00

Jadi tabungan Abi setelah 5 tahun adalah Rp3.000.000 + Rp1.500.000 = Rp4.500.000,00