Analisa Data dan Distribusi Data Sederhana

Statistika adalah ilmu yang berhubungan dengan pengumpulan, perhitungan, pengolahan, analisa data dan distribusi data. Pengolahan data juga dapat dilakukan dengan rumus statistika yang ada. Serta penarikan kesimpulan berdasarkan data yang diperoleh. berdasarkan jenis datanya, data dibedakan menjadi 2 (dua) macam yaitu kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif yaitu data yang berupa angka dan nilainya dapat berubah-ubah. Sedangkan data kualitatif yaitu data yang berupa non angka melainkan gambar keadan object yang dimaksud, misalnya selain ramah, anna juga pintar. Data yang dikumpulkan harus disusun, diatur, dan disajikan dalam bentuk yang jelas dan menarik.

Analisa Data dan Distribusi Data Sederhana
Analisa Data dan Distribusi Data Sederhana

Analisa dan Distribusi Data yang Diketahui

Data-data yang telah dikumpulkan, diolah kemudian disajikan dalam bentuk tabel maupun diagram. Hal tersebut untuk mempermudah dilakukannya analisa. Analisa data meliputi membaca, memprediksi, kemudian menarik kesimpulan. Guna lebih jelasnya, pelajari uraian berikut

Seorang walikota meminta asistennya untuk mendata banyaknya mahasiswadi universitas “A” yang magang di wilayah itu. Hasilnya sebagai berikut.

Analisa dan Distribusi Data yang Diketahui
Analisa dan Distribusi Data yang Diketahui

Bilangan 13 merupakan banyaknya mahasiswa laki-laki tingkat I. Fakta tunggal ini dinamakan Datum. Adapun hasil pendataan terhadap banyaknya mahasiswa disebut Data. Berdasarkan data yang diperoleh pada tabel, dapat di analisa kemudian ditarik kesimpulan sebagai berikut :
– Banyaknya Mahasiswa perempuan untuk setiap tingkatan selalu lebih banyak dari pada mahasiswa laki-laki.
– Mahasiswa tingkat II jumlah paling sedikit.
– Mahasiswa tingkat III jumlah paling banyak.

– Diprediksi banyaknya mahasiswatahun ajaran berikutnya akan makin berkurang.

Artikel menarik lainnya :   Penerapan Bangun Ruang Sisi Lengkung Gabungan

Guna untuk menarik suatu kesimpulan, terkadaang tidak diambil berdasarkan keseluruhan data. Misalnya, seorang peneliti ingin menguji kandungan air di sebuah sungai sehingga air tersebut layak diminum atau tidak. Guna mengetahuinya, tentu tidak praktis menguji semua air yang ada di seluruh sungai tersebut. Peneliti cukup mengambil satu gelas air sungai untuk diuji. Pada kasus ini, seluruh air tersebut dinamakan populasi. sedangkang satu gelas air untuk di uji dinamakan sample.

Contoh 1:

Tentukan populasing yang mungkin, jika seorang ingin mengetahui tingkat penghasilan setiap kepala keluarga di suatu kelurahan!.

Penyelesaian :
Seluruh kepala keluarga yang ada di kelurahan merupakan populasi. adapun kepala keluarga yang di tanya atau survey di kelurahan tersebut merupakan sample.

Pada suatu hari Ibu Ayu memberi tugas kepada siswanya. Tugas yang diberikan yaitu mengumpulkan data nilai UN matematika siswa kelas X pada tahun ajaran 2020. Bagaimana cara siswa untuk mengumpulkan data tersebut?

Guna menjawab pertanyaan tersebut, langkah pertama yang harus dilakukan siswa yaitu mencari informasi jumlah siswa kelas X tahun 2018. Selanjutnya, siswa akan memikirkan cara mendapatkan data yang diharapkan. Siswa mewawancarai satu persatu siswa kelas X. oleh karena itu siswa harus mencari tahu nama serta nilai UN matematika. Cara ini dilakukan sampai seluruh siswa terdata.

Artikel menarik lainnya :   Rumus Volume Kubus Beserta Contoh Soalnya

Cara pengumpulan data dengan menanyakan informasi satu persatu terhadap respondent disebut metode wawancara. Proses wawancara dalam hal ini hanya sebatas menanyakan informasi kesetiap respondent. Namun, ada beberapa kelebihan dan kelemahan metode ini, yaitu sebagai berikut :

  • Data yang diperoleh merupakan data asli, karena respondent bertemu langsung kedengan si peneliti.
  • Jika ukuran yang besar, misal melebihi 100 respondent, metode ini memerlukan waktu, tenaga dan biaya yang besar.

Jadi, seorang peneliti harus memiliki pertimbangan untuk memilih metode,. Hal ini untuk menyesuaikan kondisi waktu, tenaga dan biaya.

Data yang telah dikumpulkan, baik yang berasal dari populasi maupun sampel harus disusun, diatur dan sisajikan dalam bentuk yang jelas dan menarik. Secara garis besar, ada dua cara penyajian data yang sering di pakai yaitu tabel dan daftar dan bentuk diagram.

Distribusi Data Tidak Alfabetis

Misalkan, hasil ulangan matematika 30 siswa kelas VIII A SMP pemuda disajikan dalam tabel berikut.

Ulangan matematika siswa kelas VIII A SMP Pemuda (tidak alfabetis)

Ulangan matematika siswa kelas VIII A SMP Pemuda (tidak alfabetis)

Tabel nilai ulangan matematika siswa kelas VIII A SMP Pemuda (tidak alfabetis)

Distribusi Data Alfabetis

Guna mengetahui berapa nilai ulangan yang diperoleh jodi, kalian harus membaca data tersebut satu persatu. adapun untuk data pada tabel tersebut (30 datum). kalian masih dapat mencarinya dengan mudah walu memmerlukan waktu yang cukup lama. Akan tetapi, bagai mana data yang di sajikan melebihi 1000 datum?. Jika data pada tabel tersebut di sajikan sesuai nama siswa yang di susun secara alfabet maka akan tampak seperti berikut:

Artikel menarik lainnya :   Rumus Luas Segitiga dan Contoh Soalnya
Ulangan matematika siswa kelas VIII A SMP Pemuda (alfabetis)

Ulangan matematika siswa kelas VIII A SMP Pemuda (alfabetis)

Dengan melihat tabel tersebut kalian dapat menentukan dengan mudah nilai ulangan matematika yang diper oleh jodi, yaitu 8.

Distribusi Data dengan Frekuensi

Jika ingin mengetahui beberapa orang yang memperoleh nilai 8, kalian harus menyajikan data tersebut dengan mencatat banyak nilai tertentu (frekuensi) yang muncul. Perhatikan tabel berikut:

Ulangan matematika siswa kelas VIII A SMP Pemuda (Data Berkelompok)
Ulangan matematika siswa kelas VIII A SMP Pemuda (Data Berkelompok)

Distribusi Data dengan Data Berkelompok

Dengan ini kalian dapat menentukan banyak siswa yang memperoleh nilai 8 dengan sekali pandangan yaitu 6 orang. Ketiga penyajian data tersebut dinamakan penyajian data sederhana. Jika data hasil ulangan matematika tersebut disajikan dengan cara mengelompokan data nilai siswa, diperoleh tabel frekuensi data berkelompok seperti berikut.

Ulangan matematika siswa kelas VIII A SMP Pemuda (Data Berkelompok)

Ulangan matematika siswa kelas VIII A SMP Pemuda (Data Berkelompok)